UUI Gelar Workshop Internasional

| 07-01-2019   09:31:10 WIB | dilihat kali

BANDA ACEH - Universitas (UUI) Universitas Ubudiah Indonesia menggelar Workshop Internasional Digital Preneur for National Competitiveness di Era 4,0 di Plenary Hall Ubudiyah Banda Aceh Selasa (18/12).

Acara tersebut diikuti sekitar 300 peserta yang berasal dari mahasiswa, kalangan organisasi Ikawapi, ikaboga serta para dosen dari berbagai kampus yang ada di Banda Aceh. Turut menghadirkan narasumber dari I Synergy Malaysia yakni Regional Mohd Jafarul, Regional Mohd Syahimi dan Regional Yon Haniza.

Rektor UUI, Marniati mengapresiasi kedatangan wakil I Synergy International (M) Sdn Bhd untuk mengenalkan industri pemasaran Afiliasi kepada mahasiswa, juga ke sejumlah organisasi yang ada di Banda Aceh seperti Kadin, Ikawapi, Iwapi, Ikatan Pengusaha Indonesia, Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia, Dekranas, serta Pimpinan Perguruan Tinggi.

"Program ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa bagaimana menjadi pengusaha digital atau digipreneur. SmartSaver merupakan sebuah program yang di dalamnya terdapat banyak online shop terkemuka seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee dan lain-lain. Siapa saja yang ingin belanja secara online akan mendapat diskon bisa masuk melalui Smart Saver, “ kata Marniati.

Lebih lanjut, dia berharap mahasiswa bisa ikut menjadi afiliasi sebagai langkah untuk menjadi digipreneur, dan akan mendapatkan banyak keuntungan dari berbagai segment yg ditawarkan dibawah platform Affiliate Junction.

“Ini suatu model, saya pimpinan institusi memandang bagaimana ke depan seluruh masyarakat boleh menjadi pengusaha tanpa harus punya toko dan barang. Dengan digipreneur akan mendapat keuntungan dari member berbelanja di dalam platform SmartSaver, maka afiliasi tadi akan mendapatkan keuntungan setiap bulan,” ujar Marniati.

Ditambahkannya, Aceh menjadi kota di Indonesia yang kedua selepas Jakarta dikunjungi oleh wakil dari l Synergy International (M) Sdn. Bhd, nantinya akan dikembangkan sepenuhnya di Indonesia dalam waktu dekat, sementara di Malaysia sudah 10 tahun berjalan dan terus berkembang.

Marniati berharap dengan sistem ini bisa memberi satu keuntungan besar bagi Aceh ke depan, termasuk UKM dan koperasi bisa menjadi anggota sehingga bisa menjangkau hingga ke kampung. Jadi produk yang tidak dikenal, bisa dikenal orang dengan pemasaran afiliasi ini dan dapat dipromosi ke tingkat Asia, ujarnya.

Sementara itu, Mohd Jafarul mengatakan Aceh merupakan kota yang berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia dengan program Smart Saver.

“Jauh lebih membantu dan memberi manfaat kepada anggota di Banda Aceh, anggota akan mendapat keuntungan cash point dan reward point yang bisa digunakan kembali untuk berbelanja di toko toko yang terlibat dengan program ini," katanya.

Menurutnya sistem ini bisa menjadi tren, karena di Malaysia sudah biasa menggunakan QR sementara di Aceh belum ada, jadi ke depan Indonesia lebih maju lagi.

Mohd Syahimi dikenali sebagai Regional Achik menambahkan platform Affiliate Junction yang dibangunkan oleh Dato Lawrence Teo, Pengasas I Synergy Group Limited ini dapat melahirkan mahasiwa menjadi digipreneur, karena ke depan dengan era industri 4,0 peluang bekerja semakin berkurang.

“Dengan program ini dapat membantu mahasiswa menjadi digipreneur atau ke arah digital. Dapat membantu toko, buka cabang udah melalui digital, untuk meningkatkan niai ekonomi untuk Aceh, juga akan dibawa ke negara-negara lain,“ jelasnya.

Sumber: http://www.ajnn.net/news/uui-gelar-workshop-internasional/index.html

 

Facebook Twitter Google Digg Reddit LinkedIn Pinterest StumbleUpon Email

Hadis-hadis pilihan
" Janganlah kamu berbaring dan meletakkan kaki yang satu di atas yang satu lagi. (HR. Muslim) "