UUI Hadirkan BNN dan Ikatan Keluarga Anti Narkoba (IKAN) Pada Orientasi Mahasiswa Welness 2017

| 12-09-2017   17:41:28 WIB | dilihat 0 kali

BNNP Aceh Sosialisasi Bahaya Narkoba di Rapat Senat Terbuka UUI.

BANDA ACEH --- Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, M.H, yang diwakili oleh Ners Rosdiana SKM, S.Kep melakukan sosialisasi bahaya Narkoba di Plenary Hall Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) pada kegiatan Welcome New Students (Welness) 2017, Senin, 11 September 2017.

Rektor UUI Marniati, M.Kes dalam sambutannya mengatakan, UUI trus berkembang menjadi Universitas Cyber. "UUI selama ini telah melakukan kerjasama luar negeri dan mengharapkan mahasiswa baru mengambil peluang sebaik mungkin baik dalam kegiatan Mobility Student, Asp maupun kegiatan Study Tour."

Ketua Panitia, Arismunandar mengatakan jumlah mahasiswa baru UUI tahun ini mencapai 502 orang dari semua prodi. "Kegiatan ini juga kita isi dengan materi ttg bela negara, anti narkoba."

Sementara itu, Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Faisal AN melalui Ners Rosdiana selaku pemateri mengatakan, mahasiswa menjadi penerus dan pemimpin bangsa masa depan, mahasiswa harus menjadi pelopor anti narkoba yang sekarang ini terus menjadi korban Peredaran Narkoba.

"Kalau ada yang kecanduan atau ketergantungan Narkoba, baik dirinya dan keluarganya serta lingkungannya supaya jangan segan-segan untuk melaporkan ke BNNP Aceh dan akan dilakukan rehabilitasi," tekan Ners Rosdiana yang juga Fasilitator Rehabilitasi BNNP Aceh.

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UUI Murniati, M.Kes dan seluruh civitas akademika UUI, Direktur Binmas Polda Aceh dan Ners. Rosdiana S.K.M, S.Kep Fasilitator Rehabilitasi BNNP Aceh dan juga Kapolsek syiah Kuala serta dari IKAN (Ikatan Keluarga Anti Narkoba).

Diakhir kegiatan dilanjutkan dengan diskusi tentang maraknya peredaran Narkoba di lingkungan Kampus. []

http://www.netatjeh.info/…/bnnp-aceh-sosialisasi-bahaya-nar…

www.netatjeh.info

Facebook Twitter Google Digg Reddit LinkedIn Pinterest StumbleUpon Email

Hadis-hadis pilihan
" Kepada Rasulullah Saw disarankan agar mengutuk orang-orang musyrik. Tetapi beliau menjawab: "Aku tidak diutus untuk (melontarkan) kutukan, tetapi sesungguhnya aku diutus sebagai (pembawa) rahmat." (HR. Bukhari dan Muslim) "